Laman

Sabtu, 13 Oktober 2012

Perilaku Etika dalam Profesi Akuntansi



Akuntansi merupakan salah satu cabang ilmu yang dapat dijadikan sebagai profesi. Orang yang bekerja dibidang ini disebut dengan akuntan. Ada bermacam-macam jenis akuntan, diataranya adalah akuntan privat/intern/manajemen, akuntan publik (extern), akuntan pemerintah, dan akuntan pendidik. Masing-masing dari profesi tersebut memiliki peran yang berbeda-beda. Dimana akuntan privat memiliki peran mempertanggungjawabkan laporan keuangan di tempat ia bekerja. Akuntan publik menjalankan fungsi pemeriksaan secara bebas (indepeden) terhadap laporan keuangan perusahaan dan organisasi lain, dimana hasil laporannya berupa pendapat apakah laporan yang diperiksa telah sesuai dengan standar kelayakan dan kewajarannya atau belum. Akuntan pemerintah merupakan akuntan yang kerja di pemerintahan seperti BPK, dirjen pajak, dll. Dimana akuntan pemerintah ini bertugas mengawasi dan mengelola keuangan pemerintah. Sedangkan akuntan pendidik adalah akuntan yang bekerja dibidang pendidikan yang berkenaan dengan akuntansi.

Masyarakat awam pada umumnya beranggapan bahwa seseorang yang berprofesi sebagai akuntan adalah orang yang ahli di bidangnya, yang telah memenuhi standar sebagaimana semestinya seorang akuntan. Sehingga masyarakat menaruh kepercayaan penuh kepada mereka atas setiap pekerjaan yang diberikan kepada akuntan tersebut.

Nilai-nilai etika vs teknik akuntansi/auditing diantaranya adalah :

  • Integritas : setiap tindakan dan kata-kata pelaku profesi menunjukan sikap transparansi, kejujuran dan konsisten.

  • Kerjasama : mempunyai kemampuan untuk bekerja sendiri maupun dalam tim

  • Inovasi : pelaku profesi mampu memberi nilai tambah pada pelanggan dan proses kerja dengan metode baru.

  • simplisitas : pelaku profesi mampu memberikan solusi pada setiap masalah yang timbul, dan masalah yang kompleks menjadi lebih sederhana.

Setiap profesi akuntan yang digeluti seseorang haruslah mempertahankan perilaku etika dalam pemberian jasa akuntansi. Baik itu sebagai tenaga pendidik, akuntan intern, akuntan pemerintah, maupun akuntan  publik.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar